Sumber Daya Komputasi dan Komunikasi
Sim, alexander liman, prof. dr. ir. hapzi ali, mm., cma., sumber daya komputasi dan komunikasi, universitas mercu buana, 2017 from Alexanderliman728
Pemberdayaan data secara elektronik seringkali
dikatakan lebih baik dari pada manual, hal ini dikarenakan proses penginputan
data secara elektronik lebih mudah, efektif dan efisien dibandingkan jika kita
mencatat sebuah data melalui proses manual maka akan memakan waktu yang sedikit
lebih lama dan lebih melelahkan, selain itu jika kita membutuhkan suatu data,
proses mencarinya pun agak sedikt lebih sulit, berbeda jika dilakukan secara
elektronik, data lebih mudah dicari dan disimpan.
Adapun penginputan data biasanya menggunakan
sebuah Software aplikasi baik yang berbentuk Software jadi yang dijual luas
seperti, MYOB, Accurate dan lain sebagainya maupun Software pesanan yang dibuat
oleh konsultan IT berdasarkan kebutuhan khusus perusahaan. Seringkali harga
Software yang dipesan khusus akan lebih mahal daripada Software jadi yang ada
di pasaran. Hal ini tentunya memiliki alasan mengapa Software pesanan melalui
konsultan IT (Outsourcing) relatif lebih mahal dari Software jadi yang ada di pasaran
software aplikasi, dikarenakan Software pesanan dibuat secara khusus
berdasarkan kebutuhan konsumen sehingga fitur yang dimiliki pun lebih kompleks
dan sesuai untuk pemenuhan kebutuhan dalam mengelola data dan informasi
sehingga harganya akan lebih mahal daripada software jadi yang mungkin jika
digunakan akan sedikit tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut.
Selain itu, untuk mendukung kinerja perusahaan
maka setiap perusahaan pastinya akan terhubung kesebuah jaringan untuk
memudahkan dalam hal berkomunikasi dengan pihak di dalam perusahaan maupun
diluar perusahaan, dimana jaringan tersebut memiliki beberapa jenis bentuk
seperti, Internet dan juga Intranet, meskipun keduanya memiliki nama yang
hampir mirip namun keduanya jelas berbeda, dimana Internet adalah sebuah
jaringan yang terhubung secara global dan dapat diakses di seluruh dunia sedangkan
intranet adalah jaringan dalam organisasi yang membatasi aksesnya hanya kepada
anggota-anggota organisasi yang menggunakan intranet (Modul SIM, sesi 5, Prof.
Dr. Ir. Hapzi Ali, MM., CMA.)
Berbicara mengenai sistem, tentunya
di zaman yang modern ini sebuah sistem pastinya digunakan dengan harapan dapat
membantu kinerja pekerja di dalam melakukan sebuah pekerjaan, yang berarti
seiring berjalannya waktu sebuah sistem haruslah dikembangkan agar tidak
ketinggalan jaman dan dapat mengimbangi kebutuhan perusahaan akan informasi.
Oleh karena itu, sudah semestinya
pengembang-pengembang sistem yang ada melakukan pengembangan terhadap
sistem-sistem yang ada sehingga dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Adapun di
dalam pengembangan sebuah sistem dibutuhkan beberapa tahapan untuk membantu
usaha para pengembang, baik dari menganalisis sistem, merancang sebuah
pengembangan sistem, pengajuan akan persetujuan pengembangan yang dilakukan,
pembuatan sistem baru, pengujian terhadap sistem, maupun alternatif yang
dibutuhkan.
Pada
tugas ini, saya akan mencoba untuk membahas 2 tahapan saja, sebagaimana pada
tugas ini saya diminta untuk menjelaskan sedikit tentang bagaimana cara
menganalisis sistem dan membuat alternatif pengembangan sistem.
1.
Menganalisis Sitem
Analisis sistem dilakukan dengan
melakukan proses penilaian, identifikasi dan evaluasi komponen-komponen, dengan
membuat definisi masalah, tujuan, kebutuhan, prioritas dan kendala-kendala yang
dihadapi oleh sistem, ditambah identifikasi biaya, keuntungan dan solusi.
Pada tahap analisis biasanya kita
akan melibatkan seorang ahli yang profesional untuk menguji sistem, dimana ahli
tersebut akan banyak berinteraksi dengan pengguna agar lebih mengetahui tentang
kelebihan dan kelemahan sistem serta mengetahui kebutuhan, saran dan masukkan
dari pengguna untuk kemudian dianalisis dalam bentuk sebuah draft laporan.
Setelah laporan yang berisi gagasan
dan rekomendasi baru tersebut jadi, maka akan di ajukkan kepada pengguna
sebagai solusi dan apabila laporan tersebut disetujui maka tim proyek yang
bekerja untuk membuat sistem akan mulai mengerjakannya, namun apabila belum
disetujui maka akan dibuat analis lanjutan sampai gagasan tersebut disetujui
oleh semua pihak.
2.
Alternatif Pengembangan Sistem :
Ø Paket (Package)
Ketersediaan paket harus diperiksa, apakah paket harus
dibeli atau mengembangkan STI sendiri.
Kelebihan Paket adalah :
1. Kualitas paket yang baik
2. Dapat digunakan sketika
3. Harga paket relative murah
4. Dapat digunakan untuk rekayasa ulang proses bisnis
5. Kompatibel dengan sesame oengguna paket
1. Kualitas paket yang baik
2. Dapat digunakan sketika
3. Harga paket relative murah
4. Dapat digunakan untuk rekayasa ulang proses bisnis
5. Kompatibel dengan sesame oengguna paket
Kelemahan Paket adalah :
1. Tidak sesuai untuk aplikasi yang unik
2. Perbaikan, modifikasi dan pengembangan paket sulit dikerjakan sendiri
3. Basis data tidak terintegrasi dengan aplikasi lainnya
4. Ketergantungan dari pemasok
5. Tidak memberikan keuntungan kompetisi
1. Tidak sesuai untuk aplikasi yang unik
2. Perbaikan, modifikasi dan pengembangan paket sulit dikerjakan sendiri
3. Basis data tidak terintegrasi dengan aplikasi lainnya
4. Ketergantungan dari pemasok
5. Tidak memberikan keuntungan kompetisi
Ø Metode Prototip (Prototyping)
Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan pengujian
terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses interaksi
dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli bisnis.
Kelebihan Prototyping adalah :
1. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.
2. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan.
3. Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem.
4. Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem.
5. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.
1. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.
2. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan.
3. Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem.
4. Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem.
5. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.
Kelemahan prototyping adalah :
1. Pelanggan tidak melihat bahwa perangkat lunak belum mencerminkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan belum memikirkan peneliharaan dalam jangka waktu yang lama.
2. Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman sederhana.
3. Hubungan pelanggan dengan komputer mungkin tidak menggambarkan teknik perancangan yang baik.
1. Pelanggan tidak melihat bahwa perangkat lunak belum mencerminkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan belum memikirkan peneliharaan dalam jangka waktu yang lama.
2. Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman sederhana.
3. Hubungan pelanggan dengan komputer mungkin tidak menggambarkan teknik perancangan yang baik.
Ø Metode Pengembangan Oleh Pemakai (End User Computing atau
End User Devolopment)
Jika dampaknya sempit, yaitu hanya pada individu pemakai sistem
yang sekaligus pengembang sistem itu saja, maka EUC (end user computing) dapat
dilakukan. Sebaliknya jika dampaknya luas sampai ke organisasi, pengembangan
sistem EUC akan berbahaya, karena jika terjadi kesalahan, dampaknya akan
berpengaruh pada pemakai sistem lainnya atau pada organisasi secara luas.
Kelebihan EUC adalah :
1. Menghindari masalah kemacetan di departmen sistem informasi jika harus dikembangkan di departmen tsb.
2. Kebutuhan pemakai sistem dapat lebih terpenhi.
3. Meningkatkan keterlibatan pemakai didalam pengembangan sistem.
1. Menghindari masalah kemacetan di departmen sistem informasi jika harus dikembangkan di departmen tsb.
2. Kebutuhan pemakai sistem dapat lebih terpenhi.
3. Meningkatkan keterlibatan pemakai didalam pengembangan sistem.
Kekurangan EUC adalah :
1. Tidak semua pemakai sistem mempunyai pemahaman tentang teknologi sistem informasi.
2. Memiliki risiko mengganggu bahkan merusak sistem informasi lain.
3. Kelemahan teknis.
1. Tidak semua pemakai sistem mempunyai pemahaman tentang teknologi sistem informasi.
2. Memiliki risiko mengganggu bahkan merusak sistem informasi lain.
3. Kelemahan teknis.
Ø Metode Outsourcing
Outsourcing adalah metode penggunaan sumber daya manusia
yang berasal dari pihak eksternal (pihak ketiga) untuk menangani atau membangun
sistem perusahaan dengan cara membeli aplikasi dengan vendor.
Perbedaan metode konvensional dengan metode alternatif.
Dengan metode pengembangan secara konvensional, yaitu metode siklus hidup
pengembangan sistem, yang dikembangkan oleh analisis sistem. Alasan menggunakan
metode ini digunakan untuk mengembangkan sistem teknologi informasi yang
kompleks. Selanjutnya pengembangan sistem teknologi informasi alternatif model
paket dilakukan dengan membeli paket perangkat lunak yang ada. Paket sekarang
banyak tersedia di pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat umum
seperti tersedia di pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat umum
seperti misalnya aplikasi akuntasi, keungan dan aplikasi-aplikasi lainnya. Jika
paket tersedia perusahaan tidak perlu merancang dan menulis program sendiri
aplikasinya.di dalam memilih paket, terdapat beberapa faktor yang harus
diperhatikan yaitu : 1) spesifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan, 2)
ketersedian paket, 3) mengevaluasi kemampuan paket.
Apabila paket tidak tersedia, prioritas kedua
biasanya jatuh pada outsourcing. Berikutnya yang perlu dipertimbangkan adalah
metode prototyping. Metode prototyping banyak digunakan untuk mengembangkan
sistem teknologi informasi yang harus segera dioperasikan
Komentar
Posting Komentar