Implementasi Sistem Informasi pada Lupin Motor
Sim, alexander liman, prof. dr. ir. hapzi a li, mm., cma., implementasi sistem informasi pada lupin motor, universitas mercu buana, 2017 from Alexanderliman728
.




ABSTRACT
Lupin Motor adalah sebuah perusahaan
yang bergerak di bidang jasa reparasi, servis, dan penjualan suku cadang untuk kendaraan
Land Rover, Jaguar dan Bentley dengan harga yang bersaing yang didukung dengan
layanan prima dan profesional dibidangnya demi kepuasan pelanggan.
Pada awal berdirinya perusahan
tersebut, penggunaan sistem informasi di dalamnya masihlah sangat terbatas,
dimana pengolahan data masih dilakukan secara manual seperti pencatatan manual,
sedangkan penggunaan sistem informasi saat itu masihlah sangat minim, sebatas
menggunakan sistem informasi yang umum di gunakan seperti Ms. Excel.
Seiring berjalannya waktu dan
semakin berkembangnya perusahaan tersebut barulah peran dari sistem informasi
semakin terlihat di dalam pengoperasian perusahaan demi mendukung kinerja
perusahaan agar lebih efektif dan efisien sehingga dapat memberi pelayanan
terbaik demi kepuasan pelanggan.
Sistem informasi sendiri saat ini
sangat dibutuhkan di dalam pemenuhan kebutuhan akan informasi yang semakin
meningkat, dimana semakin maju zaman saat ini, maka setiap pekerja dituntut
untuk dapat menyediakan informasi secara cepat dan akurat demi kemajuan
perusahaan.
Sistem informasi sendiri terdiri
dari beberapa jenis, seperti Sistem Informasi Keuangan, Sistem Informasi
Akuntansi, Sistem Informasi Manajemen dan lain sebagainya yang mana dari setiap
sistem informasi tersebut memilikin fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda demi
mendukung kinerja pekerja dalam memenuhi kebutuhan akan informasi.
Pada artikel ini penulis akan
mencoba untuk membahas implementasi dari Sistem Informasi pada perusahaan Lupin
Motor.
1.
Pendahuluan
1.1
Definisi
Sistem Informasi
Sebelum
membahas mengneai implementasi dari Sistem Informasi, maka penulis akan
membahas terlebih dahulu apa itu Sistem Informasi.
Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi
informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk
mendukung operasi dan manajemen
Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan
merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi.
Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada
penggunaan organisasi teknologi
informasi dan komunikasi
(TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini
dalam mendukung proses bisnis (Wikipedia)
Ada yang membuat perbedaan yang
jelas antara sistem informasi, dan komputer sistem TIK, dan proses bisnis.
Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi
biasanya terlihat seperti memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan
dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi juga berbeda
dari proses bisnis. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses
bisnis
Sistem informasi adalah suatu sistem
kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap, transmisi,
menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi
Dengan demikian, sistem informasi
antar-berhubungan dengan sistem
data di satu sisi dan sistem aktivitas
di sisi lain. Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai
bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi
formal yang mendukung manusia dalam pengambilan
keputusan dan
tindakan.
Sistem informasi merupakan fokus
utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi
informatika.
Sistem informasi adalah gabungan
yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan
komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan
informasi dalam organisasi.
Sistem informasi adalah suatu sistem
di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi
harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu
organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang
diperlukan.
Sistem informasi adalah
kumpulandari sub-sub sistem baik phisik maupun non phisik
yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja
sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data
menjadi informasi yang berguna
1.2
Tujuan
Sistem Informasi
Adapun tujuan dari sistem informasi adalah menghasilkan
informasi. Sistem informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna
bagi para pemakainya. Data yang diolah saja tidak cukup dapat dikatakan sebagai
suatu informasi.
Untuk dapat berguna, maka informasi harus didukung oleh tiga
pilar sebagai berikut: tepat kepada orangnya atau relevan (relevance),
tepat waktu (timeliness), dan tepat nilainya atau akurat (accurate).
Keluaran yang tidak didukung oleh tiga pilar ini tidak dapat dikatakan sebagai
informasi yang berguna, tetapi merupakan sampah (garbage).
1.3
Komponen
Komponen prosedur dalam SI berkaitan
dengan prosedur manual dan prosedur berbasis komputer serta standar untuk
mengolah data menjadi informasi yang berguna. Suatu prosedur adalah urutan
langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan satu atau lebih aktivitas pengolahan
informasi. Pengolahan informasi ini dapat dikerjakan dengan pengguna, atau
kombinasi pengguna dan staff TI. Suatu bisnis terdiri dari berbagai macam
prosedur yang digabungkan secara logis untuk membentuk suatu sistem. Sebagai
contoh sistem yang umumnya ada dalam suatu organisasi adalah sistem penggajian,
personalia, akuntansi, dan gudang.
SI
dapat dikategorikan dalam empat bagian:
- Sistem
Informasi Manajemen
- Sistem pendukung keputusan
- Sistem Informasi Eksekutif
- Sistem Pemrosesan Transaksi
1.4
Latar
Belakang Masalah
Implementasi
Sistem Informasi dalam dunia kerja saat ini memang sudah menjadi sebuah hal
yang wajib. Dimana pada zaman globalisasi seperti sekarang, kebutuhan akan
informasi sangatlah tinggi sehingga menuntut setiap pekerja untuk dapat bekerja
dengan cepat, efektif dan efisien.
Seiring
dengan adanya kemajuan Teknologi Informasi, kebutuhan akan informasi yang up-to-date dan akurat dapat di penuhi
dengan adanya bantuan dari sebuah Sistem Informasi yang berfungsi untuk
membantu dan mempermudah para pekerja di dalam sebuah perusahaan ataupun
organisasi dalam upaya menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh Manajemen dan
juga pihak-pihak berkepentingan lainnya.
Sistem
Informasi itu sendiri terdiri dari beberapa jenis sistem informasi, baik yang
berfungsi membantu dalam tugas keuangan, Akuntansi, pemasaran, Sumber Daya
Manusia (SDM), pengambilan keputusan Manajemen dan lain sebagainya. Dengan
adanya sistem informasi tersebut maka pengelolaan data akan menjadi lebih mudah
dan juga cepat sehingga akan sangat membantu dalam kegiatan perusahaan, baik
dalam penyediaan informasi dalam langkah mereview kinerja maupun di dalam
membantu manajemen dalam mengambil sebuah keputusan untuk keadaan yang mendesak
Dalam
penerapan dan pengimplementasiannya, setiap perusahaan menggunakan sistem
informasi yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan perusahaan, dimana sistem
informasi tersebut dapat berupa Software sistem aplikasi yang dijual secara
bebas, maupun yang dibuat berdasarkan pesanan kepada seorang Programer IT
sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Dalam
artikel ini, penulis akan mencoba sedikit membahas mengenai bagaimana
pengimplementasian sistem informasi pada bengkel Lupin Motor, sebuah perusahaan
yang bergerak di bidang jasa reparasi dan otomotif yang sudah menggunakan
sistem informasi di dalam pengoperasian bisnisnya.
Lupin
Motor adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa otomotif yang
didirikan oleh Bapak Lukas dan Bapak Apin, dua orang mekanik yang berkecimpung
di dunia Landrover sejak awal tahun 2000 yang kemudian mendirikan sebuah
bengkel pada tanggal 1 Oktober 2006 yang mana pada saat itu didirikan dengan
nama Standard Motor dan kemudian berganti nama menjadi Lupin Motor sejak tahun
2016.
Dalam
pengoperasian usahanya, Lupin Motor menyediakan jasa servis, pengecekan kondisi
kendaraan, dan berbagai produk Suku Cadang (spareparts)
dan Accessories Genuine, OEM dan
merek berkualitas lainnya untuk kendaraan Land Rover, Jaguar dan Bentley dengan
harga yang bersaing yang didukung dengan layanan prima, profesional dibidangnya
yang ramah dan cepat serta siap memberi kepuasaan kepada pelanggan.
Pada
awal berdirinya bengkel tersebut, pengolahan data masihlah dilakukan dengan
cara yang sederhana dengan menggunakan pencatatan manual dan juga sistem
pengolahan data yang umum seperti Ms. Excel dan lain sebagainya.
Namun
seiring berjalannya waktu dan semakin berkembangannya bengkel tersebut maka
sejak tahun 2014 sistem pencatatan pun berubah dengan menggunakan sistem
informasi berupa aplikasi yang sesuai untuk mendukung kinerja perusahaan
seperti untuk mencatat data customer, stock barang, dan lain sebagainya.
Pada
tahun 2014, sistem informasi yang pertama kali di gunakan bernama FINA, sebuah
aplikasi sistem informasi yang mendukung pencatatan transaksi jual-beli, stock
barang, data customer, pembuatan Invoice,
dan juga membuat laporan keuangan.
Namun
karena dirasa kurang mendukung kinerja perusahaan, maka aplikasi FINA ini pun
diganti sejak tahun 2016 menjadi aplikasi yang lebih mendukung kinerja
perusahaan dalam bidang jasa bengkel yang bernama AWS, selain itu digunakan
pula aplikasi lain, seperti scanner diagnosa kerusakan untuk mereset kesalahan
dan juga pengolahan data sparepart.
.
2.
Literatur
Review
Penulis
Artikel
|
Alexander Liman
|
|
Judul
Artikel
|
Implementasi Sistem Informasi
pada Lupin Motor
|
|
Halaman
Artikel
|
15 Halaman
|
|
Teori
|
Dengan semakin majunya
teknologi informasi saat ini, Sistem informasi menjadi salah satu bagian
penting dalam upaya perusahaan untuk memenuhi kebutuhan akan informasi yang
akurat dan Up-to-date, dimana
dengan adanya sistem informasi maka penyediaan informasi akan lebih mudah
dilakukan oleh para pekerja di dalam perusahaan, karena tujuan adanya sistem
informasi sendiri adalah untuk membantu dan memudahkan pekerjaan khususnya
dalam pengelolaan dan pengolah informasi. Sistem informasi sendiri memiliki
jenis yang berbeda-beda dan fungsi yang berbeda-beda pula dalam upaya
memudahkan pekerjaan. Ada yang berupa Sistem Informasi Keuangan, Sistem
Informasi Akuntansi, Sistem Informasi Manajemen, dan lain sebagainya.
|
|
Metode
|
Subjek :
Sistem Informasi dalam
perusahaan yang digunakan untuk mengolah data yang memuat informasi yang
dibutuhkan oleh perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya.
|
|
Alat dan Bahan :
Komputer, Software Aplikasi
Sistem Informasi (AWS, MicroCat), Scanner Mobil
|
||
Cara Kerja :
Untuk melihat cara kerja sistem
aplikasi tersebut, maka penulis melakukan uji coba penggunaan aplikasi
tersebut, seperti memasukan jurnal transaksi yang terjadi, pembuatan Invoice,
mengecek Inventory, melihat kerusakan yang terjadi pada mobil dan lain sebagainya.
|
||
Setelah penelitian dan uji coba
ini dilakukan, hasil yang dapat penulis simpulkan adalah penerapan sistem
informasi dengan menggunakan aplikasi software tersebut terbukti efektif dan
efisien dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan. Pemenuhan akan informasi
dapat dipenuhi dengan proses yang cukup mudah, untuk pengolahan data berupa
penjualan, Inventory dan lain sebagainya aplikasi ini memang bekerja seperti
software pengolah data umumnya dan tidak terdapat kelebihan secara mencolok
dari aplikasi ini, seperti jika kita membutuhkan sebuah data penjualan maka
dapat dicari dengan mengetikan data yang dicari maka data akan muncul. Namun,
untuk alat scanner yang terhubung dengan aplikasi yang menunjukkan diagnosa
kerusakan sangatlah membantu sekali dimana dengan menghubungkan kabel dari
sebuah alat kedalam sebuah lubang yang terdapat pada bagian depan dekat
dashboard maka alat dengan otomatis dapat melihat keadaan mesin mobil dan
mereset kesalahan-kesalahan pada sistem yang terdapat dalam mobil.
|
||
3. Metode
3.1 Jenis Penelitian
Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literatur
dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang
ditemukan. Referensi teori yang diperoleh dengan jalan penelitian studi
literatur dijadikan sebagai fondasi dasar dan alat utama bagi praktek
penelitian ditengah lapangan.
3.2 Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan di bengkel Lupin Motor, Jl. Meruya
Utara No. 17. Meruya Utara, Jakarta Barat. Dan dilakukan pada Senin, 10 April
2017. Selain itu ada juga data yang didasari atas dasar pengalaman penulis yang
pernah bekerja di Lupin Motor dan pernah menggunakan sistem informasi tersebut,
3.3 Metode Pengumpulan Data
Jenis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini
adalah data primer dengan melakukan obervasi dan data sekunder yaitu data yang
diperoleh dari internet.
3.3.1
Studi
Literatur
Studi
literatur adalah cara yang dipakai untuk menghimpun data-data atau
sumber-sumber yang berhubungan dengan topik yang diangkat dalam suatu penelitian.
Studi literatur bisa didapat dari berbagai sumber, jurnal, buku dokumentasi,
internet dan pustaka.
3.3.2
Observasi
Pengumpulan data dengan observasi langsung atau dengan pengamatan langsung
adalah cara pengambilan data dengan menggunakan mata tanpa ada pertolongan alat
standar lain untuk keperluan tersebut.
3.4
Metode
Analisis Data
Data-data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis
deskriptif. Metode analisis deskriptif dilakukan dengan cara mendeskripsikan
fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis, tidak semata-mata
menguraikan, melainkan juga memberikan pemahaman dan penjelasan secukupnya
4.
Hasil
dan Pembahasan
4.1
Sekilas
Tentang Lupin Motor
Lupin
Motor merupakan sebuah usaha bengkel yang didirikan oleh 2 orang mekanik
berpengalaman yang telah menggeluti dunia otomotif sejak tahun 2000. Lupin
Motor sendiri didirikan pada tahun 2006 dengan nama Standard Motor dan kemudian
berubah nama menjadi
Lupin Motor sekitar pertengahan 2016.
Lupin Motor sekitar pertengahan 2016.
Berlokasi
awal di daerah Pal Merah, Jakarta, bengkel tersebut kemudian memiliki beberapa
cabang disekitar Jakarta Barat, sebelum akhirnya disatukan pada satu lokasi
yang sekarang menjadi pusat bengkel tersebut beroperasi yaitu di daerah Meruya
Utara, Jakarta Barat.
Saat
ini Lupin Motor sudah menjadi salah satu bengkel yang cukup terkenal dikalangan
pemilik kendaraan pabrikan Eropa, khususnya untuk pemilik kendaraan Land Rover,
dikarenakan bengkel ini memfokuskan jasa perbaikan dan service lebih kepada kendaraan
dengan merk tersebut.
Keberhasilan
bengkel Lupin Motor ini tidak lepas dari strategi pemasaran yang dilakukan
secara online maupun rekomendasi dari customer yang puas akan kualitas dari
pelayanan yang diberikan oleh bengkel tersebut.
4.2
Implementasi
Sistem Informasi pada Lupin Motor
4.2.1
Penggunaan
Aplikasi Pengolah Data

Lupin
Motor telah menggunakan aplikasi pengolah data sejak awal berdiri yang berupa
Ms. Word dan juga Ms. Excel untuk mengelola data-data customer dan sebagainya,
namun penggunaannya masih bisa dikatakan minim, dimana pencatatan transaksi
kebanyakan masih dilakukan secara manual.
Barulah
sejak tahun 2014 perusahaan Lupin Motor menggunakan software aplikasi pengolah data bernama FINA yang berfungsi untuk
menginput data penjualan, pembelian, stok persediaan, pembuatan Invoice, data
suku cadang (sparepart), dan
data-data tentang customer.
FINA
sendiri dikeluarkan oleh PT Immatek, seperti halnya software lain yang
diperuntukkan untuk perusahaan menengah dan kecil, FINA dilengkapi modul-modul
standar, seperti Penjualan maupun
Pembelian termasuk Inventory untuk perusahaan dagang serta General Ledger.
Adapun
fitur-fitur andalan yang umum ada di FINA yaitu :
1. Reporting System
FINA memiliki fitur reporting system
yang sangat fleksibel, dengan lebih 200 kombinasi report yang bisa menyajikan
informasi yang dibutuhkan. Semua data yang sudah di input ke dalam FINA dapat
ditarik melalui sistem pelaporan ini
2. Sinkronasi
Semi Online
Sinkronasi Semi Online menggunakan
teknologi peer-to-peer, sehingga kita
tidak memerlukan IP Public sehingga server kita akan aman dari hacker karena
tidak terekspos di internet. Data tersebut dapat tetap terdistribusi sehingga
apabila ada masalah dengan jaringan/server pusat, cabang tetap bisa menginput
data.
3. Dicount
dan Promo
Dengan FINA, kita bisa membuat Discount
dan Promo untuk periode tertentu, customer tertentu dan barang tertentu,
kuantitas tertentu, maupun promo dengan nilai atau jumlah diskon yang
fleksibel.
Pada saat perusahaan menggunakan program
FINA, penulis sempat menjadi karyawan bantu di Lupin Motor sehingga pernah
merasakan langsung bagaimana menggunakan program FINA tersebut termasuk
kelebihan dan kekurangannya.
Adapun
kelebihan aplikasi FINA tersebut menurut penulis, yaitu :
1. Program
lebih mudah dimengerti, karena programnya sederhana sehingga mudah digunakan
bahkan oleh pemula.
2. After sales service
yang cukup baik dari pihak penjual, sehingga jika terjadi masalah, pihak
konsumen dapat melakukan pengajuan
perbaikan kepada pihak penjual sebagai bagian dari After sales service.
Selain itu kekurangan dari aplikasi
FINA, yaitu :
1. Program
berukuran agak berat sehingga lambat saat dijalankan
2. Dalam
mencari data, pencarian lebih sulit dilakukan karena hanya dapat dilakukan
dengan mencarinya melalui nama customer.
3. Fitur
yang dimiliki berkualitas standar layaknya software keuangan bagi perusahaan
menengah kebawah.
4. Program
sering error dan menghilangkan data-data yang telah di input sehingga sering
kali merugikan bagi perusahaan dan memperlambat pekerjaan karena data yang
hilang harus di input ulang kembali.
Setelah
melakukan revisi atas kinerja aplikasi FINA, perusahaan memutuskan untuk
mengganti aplikasi dengan aplikasi lainnya, dikarenakan aplikasi FINA lebih
banyak kekurangannya dibandingkan dengan kelebihannya sehingga merugikan
perusahaan. Sehingga pada tahun 2016 aplikasi FINA pun diganti dengan aplikasi
pengolah data lain yang bernama AWS.
Aplikasi
AWS adalah aplikasi pengolah data yang khusus digunakan untuk mengelola
data-data perusahaan yang bergerak dibidang jasa bengkel, aplikasi ini banyak
digunakan oleh bengkel-bengkel besar lainnya.
Kegunaan
dari aplikasi AWS ini kebanyakan memang tidak jauh berbeda dari aplikasi FINA,
namun data yang dihasilkan lebih akurat sehingga lebih efektif dan efisien jika
digunakan dalam kegiatan usaha.
Adapun
kelebihan dari aplikasi AWS adalah :
1. Data
yang dihasilkan lebih akurat.
2. Dalam
pencarian data, sistem AWS ini lebih menawarkan kemudahan, karena dapat mencari
data dengan menggunakan nama customer, nomor customer, nomor kendaraan dan
nomor rangka kendaraan.
3. Program
lebih ringan sehingga tidak lambat saat digunakan.
4. Pengolahan
data lebih mudah dilakukan
Adapun
kelemahan dari aplikasi AWS ini adalah :
1. Program
terkadang suka eror dan menghilangkan data, namun jumlah eror yang terjadi
lebih sedikit dari program yang sebelumnya.
2. Kualitas
masih agak sedikit standar untuk ukuran software yang banyak digunakan oleh
banyak bengkel besar.
Selain
dari aplikasi pengolah data tersebut, perusahaan Lupin Motor juga menggunakan
sistem informasi lain yang bernama MicroCAT untuk Land Rover.
MicroCAT
adalah sebuah software yang berisi semua informasi tentang suku cadang dan
aksesoris otomotif. Bahkan bagian mobil terkecil seperti baut ditampilkan
secara detail.
Aplikasi
database ini juga berisi semua kendaraan, termasuk penumpang, RV, van &
truk komersial. VIN atau nomor identifikasi kendaraan yang biasanya 17 digit
kode (ditulis di belakang kartu identifikasi kendaraan) untuk masuk dan semua
rincian kendaraan dari produsen, tempat pembuatan, tanggal & rincian dari
bagian-bagian terkecil di mesin.

Adapun
fitur MicroCAT :
·
Memiliki database lengkap mobil di dunia
·
Dapat mencari kendaraan menggunakan kode
VIN
·
Dapat mencari kendaraan
·
Dapat mencari informasi perakitan kendaraan
lengkap dan pembongkaran
·
Dapat mencari Nomor Bagian masing-masing
bagian yang digunakan dalam kendaraan
·
Berisi informasi kendaraan data teknis
seperti tenaga, torsi, dan lain-lain
·
Berisi informasi umum, seperti
konstruksi, mobil, konstruksi dan Negara seri Asal
·
Memungkinkan memesan bagian tertentu dari
mobil dan seluruh dunia memberikan daftar terbaru mobil didukung dalam aplikasi
ini
Selain
software aplikasi pengolah data, perusahaan Lupin Motor juga menggunakan
hardware berupa scanner atau diagnostic
tools yang dihubungkan dengan software untuk melihat kesalahan-kesalahan
yang terjadi pada sistem pada mobil dan juga dapat melihat keadaan mesin.


Bagi
para teknisi bengkel, pemilik bengkel, orang orang otomotif, terutama pemilik
mobil pabrikan Eropa pasti sudah tak asing dengan Scanner Mobil Autoboss
ini. Karena scanner mobil Autoboss
ini sering digunakan untuk mobil-mobil pabrikan Eropa karena meskipun scanner
ini kompatibel dengan mobil Eropa, Amerika, dan Asia, ada banyak sekali merk
dan tipe mobil pabrikan Eropa yang support dengan scanner ini.
Adapun
berikut mobil pabrikan Eropa yang cocok dengan scanner ini : BMW, Audi, Fiat,
Opel, Jaguar, dan lain-lain. Sedangkan untuk mobil pabrikan Asia yang
kompatibel adalah Toyota, Honda, Suzuki dan lain-lain. Dan untuk mobil Amerika
yang support dengan GM, Ford, dan lain sebagainya.
diagnostic tool
ini memiliki hardware generasi terbaru untuk meningkatkan kecepatan dan
kehandalan, meningkatkan komunikasi kendaraan, prosedur upgrade software yang
mudah, salah satu fungsi yang paling keren dari scanner ini adalah ‘self-learn’
atau fungsi untuk mempelajari keadaan mesin secara otomatis atau pintar. Fungsi
ini memungkinkan untuk memahami nilai – nilai yang benar ketika terhubung
dengan kendaran misalnya, Scanner mobil Autoboss ini akan belajar bahwa pada mobil
Vauxhall Astra 1.7 diesel pengirim pendingin suhu harus antara 0,5 – 4,5 V. Autoboss
ini tidak hanya membaca dan membersihkan kode kesalahan namun, juga menilik
lebih dalam dan menyeluruh terhadap kendaraan termasuk untuk Drive Line,
Chassis Body, dan, Networking/Communiation modules
Adapun dampak yang
diterima oleh Lupin Motor setelah mengimplementasikan Sistem Informasi ke dalam
kegiatan usahanya adalah penyediaan informasi bagi pemilik maupun customer
menjadi lebih mudah, memudahkan dalam pencarian suku cadang yang sesuai, dan
memudahkan dalam proses diagnosa keadaan mesin sehingga lebih akurat dan
memberi kepuasan terhadap pelanggan dan membuat pelanggan menjadi tidak ragu
untuk merekomendasikan Lupin Motor kepada calon pelanggan lainnya.
5.
Kesimpulan
dan Saran
Setelah
melakukan penelitian terhadap implementasi sistem informasi pada Lupin Motor.
Kesimpulan yang dapat penulis ambil adalah pengimplementasian sistem informasi
sangatlah penting dalam kegiatan bisnis saat ini, karena dengan adanya sistem
informasi maka akan memudahkan kita dalam penyediaan informasi dan juga membantu
kita dalam melakukan sebuah pekerjaan.
Sistem
informasi sendiri memiliki berbagai kegunaan, seperti untuk sistem informasi
keuangan yang berbentuk software keuangan dan Akuntansi dapat membantu kita
dalam melakukan penjurnalan dalam kegiatan usaha, baik penjualan maupun
pembelian serta pencatatan persediaan yang kita miliki, selain itu dapat juga
memudahkan kita dalam laporan keuangan berdasarkan transaksi-transaksi yang
terjadi selama periode tertentu.
Selain
itu sistem informasi juga dapat digunakan berdasarkan hardware seperti scanner
untuk mobil yang dapat disambungkan ke sistem dan menghasilkan sebuah informasi
tentang keadaan mobil.
Sistem
informasi yang digunakan pada Lupin Motor sudah cukup baik, hanya memiliki
sedikit kekurangan pada sistem informasi yang berbentuk aplikasi keuangan yaitu
AWS yang seringkali masih mengalami eror sehingga data yang telah dimasukan
terhapus dan hilang yang pastinya merugikan perusahaan, karena meskipun data
sudah di back up namun data tetap hilang dan harus diinput ulang, secara tidak
langsung melakukan pekerjaan menjadi dua kali pengerjaan, seperti membuat data
serupa menggunakan pencatatan manual dan juga yang paling buruk melakukan
penginputan untuk kedua kalinya yang pastinya memakan waktu dan biaya.
Dampak
penerapan atau pengimplementasian Sistem Informasi pada Lupin Motor adalah
penyediaan informasi lebih mudah, lebih akurat, memberi kepuasan lebih kepada
customer, dan membuat customer tidak ragu dalam merekomendasian Lupin Motor
kepada calon-calon customer lainnya.
Saran
dari penulis mungkin perusahaan perlu untuk mencari Programer IT yang handal
dalam membuat aplikasi sistem informasi khususnya yang berhubungan dengan
keuangan dan akuntansi, dimana aplikasi tersebut memiliki kemungkinan eror yang
kecil dan jika eror tidak menghilangkan data yang ada sehingga tidak merugikan
perusahaan.
Referensi dan Daftar Pustaka
Komentar
Posting Komentar