Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan
Sim, alexander liman, prof. dr. ir. hapzi ali, mm., cma. sistem pendukung pengambilan keputusan, universitas mercu buana, 2017 from Alexanderliman728
Tahapan SPK :
Berbicara
mengenai Sistem Pendukung Keputusan (SPK), berdasarkan pengalaman saya bekerja
sebelumnya, kebanyakan perusahaan-perusahaan tersebut tidak menggunakan sistem
tersebut, dan dampaknya adalah setiap keputusan yang dibuat memiliki resiko
merugikan yang sangat tinggi karena setiap kemungkinan yang mungkin terjadi
tidak benar-benar diperhitungkan dengan benar-benar matang, sehingga terkadang
menyudutkan para pimpinan untuk mengambil sebuah keputusan yang baik untuk
kemajuan perusahaan.
Sistem
Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS) adalah sebuah
sistem yang dapat memberikan manfaat dalam membantu pemecahan sebuah masalah.
Sistem ini digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi semi
terstruktur dan situasi yang tidak terstruktur, dimana tidak seorangpun
mengetahui secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat sehingga
mempermudah pengambilan keputusan dan meminimalisir kemungkinan terjadinya
pengambilan keputusan yang dapat merugikan.
Tahapan SPK :
- Fase
Inteligensi
Intelegensi dalam
pengambilan keputusan meliputi scanning (Pemindaian) lingkungan, entah
secara intermiten ataupun terus-menerus. Inteligensi mencakup berbagai
aktivitas yang menekankan identifikasi situasi atau peluang-peluang masalah.
Tahapan dalam fase intelegensi antara lain identifikasi masalas (peluang),
klasifikasi masalah, dan kepemilikan masalah.
- Fase
Desain
Fase desain
meliputi penemuan atau mengembangkan dan menganalisis tindakan yang mungkin
untuk dilakukan. Hal ini meliputi pemahaman terhadap masalah dan menguji solusi
yang layak. Tahapan dalam fase intelegensi antara lain memilih sebuah prinsip
pilihan, mengembangkan (menghasilkan) alternatif-alternatif, dan mengukur hasil
akhir
- Fase
Pilihan
Pilihan
merupakan tindakan pengambilan keputusan yang kritis. Fase pilihan adalah fase
di mana dibuat suatu keputusan yang nyata dan diambil suatu komitmen untuk
mengikuti suatu tindakan tertentu. Batas antara fase pilihan dan desain sering
tidak jelas karena aktivitas tertentu dapat dilakukan selama kedua fase tersebut
dank arena orang dapat sering kembali dari aktivitas pilihan ke aktivitas
desain. Sebagai contoh, seseorang dapat menghasilkan alternatif baru selagi
mengevaluasi alternatif yang ada. Fase pilihan meliputi pencarian, evaluasi,
dan rekomendasi terhadap suatu solusi yang tepat untuk model. Sebuha solusi
untuk sebuah model adalah sekumpulan nilai spesifik untuk variabel-variabel
keputusan dalam suatu alternatif yang telah dipilih.
- Fase
Implementasi
Pada hakikatnya implementasi suatu
solusi yang diusulkan untuk suatu masalah adalah inisiasi terhadap hal baru,
atau pengenalan terhadap perubahan. Definisi implementasi sedikit rumit karena
implementasi merupakan sebuah proses yang panjang dan melibatkan batasa-batasan
yang tidak jelas. Pendek kata, implementasi berarti membuat suatu solusi yang
direkomendasikan bisa bekerja, tidak memerlukan implementasi suatu sistem
komputer.
Manfaat SPK
- Mengurangi kesalahan pengambilan keputusan
Saat mengambil sebuah keputusan
resiko yang paling berat adalah akibat yang ditimbulkan setelahnya. Misalkan
saja Anda adalah seorang manajer pada sebuah perusahaan yang menangani proyek
pembangunan. Untuk membuat kontruksi tersebut berdasarkan kondisi daerah dan
kondisi lingkungan sesuai dengan ilmu yang Anda palajari Anda harus menentukan
proyek pembangungan tersebut harus menggunakan bahan apa dan jenis apa. Apabila
Anda tidak mengetahui beberapa hal tentang hal tersebut, ini justru akan
mempengaruhi akibat dari keputusan yang Anda ambil tentang kondisi sebenarnya.
Contoh : misal bangungan akan
kebanjiran atau bahkan amblas. Nah dengan sistem yang didesain mampu mengetahui
beberapa masalah dengan variabel yang digunakan sudah tepat. Sistem akan mampu
memberikan keputusan yang terbaik.
Komentar
Posting Komentar